Wawancara Khusus Dirut Pertamina Buka-bukaan Soal Pembubaran Petral

Wawancara Khusus Dirut Pertamina
Buka-bukaan Soal Pembubaran Petral
Jakarta - Selama puluhan tahun, proses pengadaan impor minyak di Indonesia dilakukan lewat Pertamina Energy Trading Ltd (Petral), anak usaha Pertamina yang berdomisili di Singapura. Pembelian lewat Petral ini disebut-sebut sebagai ladang subur bagi 'mafia migas'.

Kondisi ini membuat harga minyak atau BBM yang dibeli Pertamina menjadi lebih mahal, ketimbang membelinya langsung pada National Oil Company (NOC) sebagai produsen, lantaran pengadaan Petral selama ini dilakukan melalui trader.

Dengan dukungan pemerintah, Direktur Utama Pertamina, Dwi Soetjipto, langsung bergerak cepat dengan membubarkan Petral dan anak usahanya, Pertamina Energy Service Pte Ltd (PES). Bekas Dirut PT Semen Indonesia ini menyebut, banyak ketidakberesan dalam proses pengadaan minyak di dalam Petral, dan selama puluhan tahun pula Petral hampir tak pernah tersentuh.
Pembubaran Petral secara institusi belum selesai, ini disebabkan karena perusahaan tersebut masih memiliki piutang yang belum dibayarkan. Berikut petikan wawancara khusus dengan Dwi di ruang rapat kantor pusat Pertamina, Gambir, Jakarta Pusat, pekan lalu.

Soal pembubaran Petral, yang Anda kebut di awal saat memimpin Pertamina. Bisa diceritakan awal mula rencana pembubaran?
Awalnya berangkat dari saya baca di media, tempat saya belajar di awal, karena memang saya bukan orang minyak. Saya juga banyak belajar dari pensiunan yang datang memberikan informasi, dari karyawan. Yang saya baca di media adalah Pertamina tidak efisien. Ketika bicara efisiensi, maka kami langsung pergi ke proses pembelian.

Kalau kita membeli rantainya semakin panjang, tidak langsung kepada sumbernya, maka itu pasti menjadi tak efisien. Ketika saya pelajari begitu besar nilai impor Pertamina, kemudian saya masuk pada bagaimana cara impornya. Ketika kemudian kami bicara impor ternyata lewat Petral. Lah, kenapa harus lewat perusahaan tertentu. Kalau mau efisien, ini harus dipotong.

Tetapi awalnya, dipotong praktik pembeliannya, tetapi Petral masih tetap ada untuk trading dan sebagainya. Tetapi dua bulan, saya mulai di Februari. Di Februari saya sudah ketemu perusahaan eksportir ke Indonesia, perusahaan besar dari luar negeri.

Saya bilang, sekarang pembeliannya kami ubah, kami langsung. Dua bulan saya tunggu tidak menindaklanjuti apa yang saya sampaikan. Saya perhatikan kenapa orang tak bereaksi denganstatement kita mengubah proses pembelian ini. Ternyata, di luar negeri orang tidak percaya Petral bisa dibubarkan.

Setelah kami konsultasi ke presiden, dan presiden sangat mendorong bersihkan saja, dan dengan Menteri BUMN juga kami diskusikan juga, akhirnya kami putuskan dibubarkan. Dari situ diikuti audit investigasi, dan kemudian diketahui adanya potensi-potensi permainan di sana. Itu satu sisi berkaitan dengan pembubaran petral.


Progres pembubaran sekarang seperti apa?
Proses pembubaran Petral masih berlangsung yang di mana proses operasinya, bisnisnya sudah dibekukan, sudah nggak ada lagi. Tetapi belum dibubarkan karena Petral punya piutang, ada orang yang utang sama dia. Kalau kami bubarkan, orang yang punya utang lepas. Jadi ini (Petral) hanya menjadi badan bagaimana menagih piutang-piutangnya tadi. Itu proses dan kondisi Petral sekarang.

Piutang Petral berapa yang tersisa saat ini?
Saya nggak hafal angkanya, dan ini sangat perlu verifikasi karena ada kita menangkap indikasi piutang. Tetapi tidak ada ikatan hitam di atas putih. Kita berusaha untuk menagihnya, kami berusaha semaksimal mungkin untuk menagih. Kalau misalnya kita sebut angka yang masuk dalam neraca pembukuan itu kecil. Tetapi, bekerja sama dengan auditor, kami melihat ada potens-potensi lain yang harus kami tagih, itu yang kami telusuri.

Apakah memang orang-orang di Petral itu di luar Pertamina, sampai tidak bisa dikontrol Pertamina sebagai induk?
Memang di masa yang lalu dia sangat otonom. Apalagi berkantornya di luar negeri. Jadi jauh dari jangkauan pengamatan dan sangat otonom. Kita juga baru tahu, gajinya sendiri sangat besar, mungkin karena living cost di sana sangat besar. Tapi saya pikir sudah keterlaluan besarnya. Ketika kami ganti manajemen baru, manajemennya usul gaji dipotong 50% karena kebesaran.

Bagaimana dampak dari penghentian operasi dan bisnis Petral terhadap efisiensi keuangan Pertamina?
Tahun yang lalu dengan pembubaran Petral, kita dapat efisiensi itu sebesar US$ 208 juta (sekitar Rp 2,7 triliun). Tahun ini, sampai dengan Juni 2016, kami dapat lagi US$ 91 juta (Rp 1,1 triliun). Kalau ini diambil setahun, secara kasar saja, US$ 180 juta (Rp 2,34 triliun).

Kalau ditambahkan tahun yang lalu, bisa hampir US$ 390 juta effort (usaha) kami dalam 2 tahun (sekitar Rp 5 triliun), dampak dari proses pembubaran Petral.


BACA JUGA

Apa kata Jack Ma owner Alibaba Co tentang sosok Jokowi


Jokowi Menurut orang RRCina

Jack Ma owner Alibaba Corporation bilang bahwa mungkin manusia yang paling bahagia itu presiden kamu..

bagaimana dia bisa?



Menurutnya dia sering memantau postingan orang di sosmed tentang “Jokowi” dan anehnya begitu buruknya hujatan terhadap “Jokowi” tapi tidak pernah ditanggapi serius oleh Jokowi.

Kalau itu terjadi di Tiongkok, orang itu sudah mati didepan regu tembak !
Ini bukan karena presiden Tiongkok tidak suka di kritik dan di hujat tapi integritas dan reputasinya harus di jaga.

“Mencintai presiden” adalah bagian dari mencintai negara. Kita tidak bisa membiarkan sebagian orang seenaknya menghujat presiden hanya karena dia tidak sependapat dengan pemerintah

Kalau itu dibiarkan maka kehormatan bangsa akan hancur, dan dampaknya kalau terus dibiarkan akan lahir generasi pembenci

Kamu tahu , katanya lagi.. bahwa orang yang suka meletupkan kebenciannya dengan kata-kata dan berdrama seakan dia terzolimi maka itu tandanya “orang itu” tidak bahagia..

Lebih jauh lagi dia menganggap dirinya sempurna dan orang lain banyak cacatnya.
Makanya ketika orang lain unggul diatasnya , dia akan marah, Sebetulnya dia marah bukan kepada orang lain tapi kepada dirinya sendiri karena dia tidak mampu seperti orang lain..



Sifat rasis, merasa paling suci, paling benar, adalah sifat orang yang tidak akan pernah bisa bahagia , Kalaupun mereka datang ketempat ibadah mendengar khotbah, itu tidak mengurangi rasa tidak bahagianya. Walaupun mereka selalu bicara spiritual, itupun tidak akan mengurangi rasa tidak bahagianya.

Makanya, kamu tahu, kata teman saya, bahasa Tionghoa menyebut “bahagia itu adalah Kai Xin” .
Itu terdiri dari dua kata, yaitu Kai dan Xin. Arti Kai adalah buka, Xin artinya hati
Kalau digabungkan menjadi :
“ Buka hati “ Artinya orang yang terbuka hatinya, hidupnya akan lapang. Dihujat, difitnah, atau apalah dia tetap tidak tepengaruh.

“Hatinya terbuka” untuk berdamai dengan kenyataan dan semakin mendekat kepada Tuhan, Itulah orang bahagia.. dan itulah Presiden Jokowi.

Dan yang membuat saya terharu, dengan lemah lembut dia ingatkan kepada rakyatnya agar jangan mencela, karena itu tidak baik.

Itulah dia, karena dia tahu bahwa walau rakyatnya beragama tapi hati mereka tertutup , dan dia ingin rakyatnya berubah, bukan mengubah syariat agama tapi mengubah mental.., mental orang bahagia




#KitaIndonesia
#RumahKitaIndonesia
#KitaBersama Presiden Joko Widodo

Dari 2 Paslon Capres dan Cawapres yang baik ini...Pilihlah yang terbaik....???

Kandidat Calon Presiden Dan Wakil Presiden 2019


Baca juga :
* "PANDUAN MENCARI SANG PEMIMPIN" Dari yang baik..pilihlah yang terbaik....itu..!!!

* Panduan lengkap mencari pemimpin yang Syar'i

2019 Menggenjot Ekonomi Rakyat


Saatnya 2019-2024 Aksi Jokowi-Ma'ruf Amin Menggenjot Ekonomi agar Rakyat Indonesia Maju dan Sejahtra...amin yaa rabb...

2019-2024 Jokowi-KH.Ma'ruf Amin Menggenjot Ekonomi Rakyat

Jakarta – Pertemuan Jokowi dengan para ketua umum dan sekjen partai politik menyepakati mengusung Ma’ruf Amin sebagai cawapres pendamping Jokowi.

Satu hari menjelang batas akhir pendaftaran Pilpres 2019, petahana Joko Widodo dan Ma’ruf Amin deklarasikan diri menjadi pasangan calon di Pemilihan Presiden 2019. Deklarasi dilaksanakan di restoran Plataran, Menteng, Jakarta.


Pemilihan ini berdasarkan berbagai pertimbangan yang sudah dipikirkan dan menimbang latar belakang Ma’ruf Amin.

Deklarasi pasangan ini didampingi oleh ketua partai pendukung yang menamakan diri Koalisi Indonesia Kerja. Terdiri dari PDI-P, Partai Golkar, Partai Hanura, PKB, PPP, Partai Nasdem, PSI, Perindo, PKPI.

Dilansir dari Detik.com, Jokowi mantap maju Pilpres 2019 dengan menggandeng Ma’aruf Amin.

“Saya memutuskan kembali mencalonkan diri sebagai calon Presiden RI periode 2019-2024. Keputusan ini adalah tanggung jawab besar, erat kaitannya dengan cita-cita untuk meneruskan mimpi besar Indonesia maju dalam melanjutkan pembangunan dan berkeadilan di seluruh pelosok,” ujar Jokowi saat pengumuman di Restoran Plataran Menteng, Jl HOS Cokroaminoto No 42, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/8/2018).

Pengumuman nama Ma’ruf menjadi cawapres Jokowi cukup mengejutkan. Mengingat awalnya cawapres Jokowi menguat kepada Mahfud Md. Mahfud juga tiba-tiba menghilang dari pertemuan Jokowi dengan ketum parpol koalisi.

Jika diingat kembali, sinyal Ma’ruf menjadi cawapres sebelumnya ditunjukkan dengan kehadiran dirinya ke Istana, kemarin (8/8). Jokowi dan Ma’ruf juga beberapa kali terlihat bersama dalam acara keagamaan.

Termakasih Bapak Presiden Jokowi...Kami bangga atas prestasimu dan Kabinet Kerjamu...Lanjutkan 2019 Genjot Ekonomi dah....Salam Dari anak Bangsa...


Ayo...berbagi via Medsos...Jempol anda sumbangsi untuk anak negeri menuju Indonesia Maju...
#2019-2024AksiJokowiGebrakEkonomi




Annah Collection Chat WA