Prestasi-Prestasi Pemerintahan Presiden Jokowi Yang Diakui Dunia
Prestasi-Prestasi Pemerintahan Presiden Jokowi Yang Diakui Dunia.
Berbagai hujatan dan hasutan bernada negatif kepada pemerintah seolah tak berhenti terutama dari mereka yang nyata-nyata mengutarakan syahwatnya untuk merebut kekuasaan. Sinyalemen ini bahkan ditegaskan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto dalam pernyataannya 31 Juli 2017 lalu yang menyorot berbagai pandangan negatif dari masyarakat kepada pemerintah.
Wiranto mengatakan upaya pemerintah dalam membangun basis ekonomi nasional sering dianggap sebelah mata oleh masyarakat. “Presiden Jokowi itu dipuji dunia internasional. Tapi di dalam negeri kok dihujat. Dibilang banyak utang, diktator dan tidak demokratis,” kata Wiranto saat membuka silaturahmi nasional Junior Chamber International (JCI) Indonesia 2017 di Jakarta Senin lalu.
Masyarakat Indonesia telah lama dipengaruhi oleh tokoh-tokoh nasional maupun tokoh-tokoh karbitan media sosial agar selalu mengutamakan prasangka buruk kepada pemerintah. Bahkan tak jarang bila mereka merasa telah berhasil mempengaruhi masyarakat maka hasutan berupa pembangkangan publik berupa rush money, penolakan pembayaran pajak bahkan menuduh UU produk legislasi DPR adalah menipu rakyat dilakukan.
Berlindung kepada kebebasan berpendapat dan menyatakan bahwa hal tersebut adalah semata-mata kritik kepada pemerintah mereka dengan sangat mudah membuat pernyataan yang justru membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa karena adanya penguatan politik identitas yang justru mengutamakan Isyu SARA yang sama-sama diketahui sangat merusak dan telah terbukti memecah belah negara di berbagai duni.
Namun pada masyarakat yang tingkat literasinya cukup baik tentu dapat mengingat kembali berbagai apresiasi masyarakat internasional dan dalam negeri kepada pemerintah Presiden Jokowi yang dapat dijabarkan sebagai berikut :
1. Apresiasi dari Dewan Keamanan PBB terkait respon dan penanganan cepat dalam aksi teror 14 Januari 2016, serta apresiasi respon publik yang menolak teror dengan tagar #KamiTidakTakut melalui berbagai saluran media sosial.
2. Hasil survey Gallup World Poll dimana Indonesia menempati urutan teratas sebagai negara yang pemerintahannya paling dipercaya rakyat. (Juli 2017)
3. Hasil survey dari lembaga SRMC terkait dampak Pilkada DKI yang menunjukkan bahwa elektabilitas presiden Jokowi tetap teratas.(8 Juni 2017)
4. Penghargaan Award for Meritorious Leadership dari Indonesia Diaspora Network Global (IDNG) sebagai apresiasi atas perhatian Jokowi terhadap diaspora.(3 Juli 2017)
5. Penghargaan sebagai satu-satunya pemimpin negara se Asia dan Australia tahun 2016 yang memiliki performa positif dalam seluruh aspek versi Bloomberg.(1 Januari 2017)
6. Penghargaan oleh majalah Fortune tahun 2014 sebagai 50 pemimpin hebat dunia.(24 April 2014)
7. Pemimpin kedua yang paling disukai di Asia berdasarkan kepopulerannya di Facebook versi Burson-Marsteller. (19 Januari 2016)
8. Masuk dalam 100 tokoh paling berpengaruh di dunia tahun 2015 versi majalah Time.(17 April 2015)
9. Menerima penghargaan tertinggi dari kerajaan Arab Saudi bagi pemimpin negara sahabat. (12 September 2015)
10. Percepatan reformasi birokrasi serta memperbaiki hubungan antara pusat, provinsi dan kabupaten/ kota serta penghapusan pungli. (30 November 2016)
11. Perubahan status operasi Freeport dari status KK menjadi status izin usaha pertambangan khusus (IUPK).(10 Februari 2017)
12. Penolakan terhadap Revisi UU KPK yang hanya bertujuan melemahkan upaya pemberantasan korupsi. (17 Februari 2016)
13. Pembangunan infrastruktur secara berkelanjutan, meliputi pembangunan tol, pembangunan pelabuhan, pembangunan 1 juta rumah, pembangunan trans kereta api, dll.(Maret 2017)
14. penurunan biaya haji dan pembangunan sarana prasarana balai nikah dan KUA.(Februari 2016)
15. Program Tax Amnesty yang menyelamatkan kas negara dan peningkatan APBN.(April 2017)
16. Program kartu Indonesia Sehat serta Kartu Keluarga Sejahtera.(Oktober 2015)
17. Penegakkan hukum terhadap ancaman pelanggaran pemanfaatan perairan serta penjagaan keselamatan dan keamanan pelayaran.(Oktober 2015 dan seterusnya)
18. Perbaikan prestasi dan kualitas TNI dalam ajang Australian Army Skill dan Arms Meeting (AASAM) tahun 2016, dimana indonesia mendapatkan ranking 12 dunia.(Mei 2016)
19. Perbaikan terhadap citra buruk PSSI.(November 2016)
20. Penolakan grasi terhadap terpidana kasus narkoba.(April 2015)
21. Melanjutkan proyek pembangunan yang sempat mangkrak oleh pemerintahan sebelumnya.
2. Hasil survey Gallup World Poll dimana Indonesia menempati urutan teratas sebagai negara yang pemerintahannya paling dipercaya rakyat. (Juli 2017)
3. Hasil survey dari lembaga SRMC terkait dampak Pilkada DKI yang menunjukkan bahwa elektabilitas presiden Jokowi tetap teratas.(8 Juni 2017)
4. Penghargaan Award for Meritorious Leadership dari Indonesia Diaspora Network Global (IDNG) sebagai apresiasi atas perhatian Jokowi terhadap diaspora.(3 Juli 2017)
5. Penghargaan sebagai satu-satunya pemimpin negara se Asia dan Australia tahun 2016 yang memiliki performa positif dalam seluruh aspek versi Bloomberg.(1 Januari 2017)
6. Penghargaan oleh majalah Fortune tahun 2014 sebagai 50 pemimpin hebat dunia.(24 April 2014)
7. Pemimpin kedua yang paling disukai di Asia berdasarkan kepopulerannya di Facebook versi Burson-Marsteller. (19 Januari 2016)
8. Masuk dalam 100 tokoh paling berpengaruh di dunia tahun 2015 versi majalah Time.(17 April 2015)
9. Menerima penghargaan tertinggi dari kerajaan Arab Saudi bagi pemimpin negara sahabat. (12 September 2015)
10. Percepatan reformasi birokrasi serta memperbaiki hubungan antara pusat, provinsi dan kabupaten/ kota serta penghapusan pungli. (30 November 2016)
11. Perubahan status operasi Freeport dari status KK menjadi status izin usaha pertambangan khusus (IUPK).(10 Februari 2017)
12. Penolakan terhadap Revisi UU KPK yang hanya bertujuan melemahkan upaya pemberantasan korupsi. (17 Februari 2016)
13. Pembangunan infrastruktur secara berkelanjutan, meliputi pembangunan tol, pembangunan pelabuhan, pembangunan 1 juta rumah, pembangunan trans kereta api, dll.(Maret 2017)
14. penurunan biaya haji dan pembangunan sarana prasarana balai nikah dan KUA.(Februari 2016)
15. Program Tax Amnesty yang menyelamatkan kas negara dan peningkatan APBN.(April 2017)
16. Program kartu Indonesia Sehat serta Kartu Keluarga Sejahtera.(Oktober 2015)
17. Penegakkan hukum terhadap ancaman pelanggaran pemanfaatan perairan serta penjagaan keselamatan dan keamanan pelayaran.(Oktober 2015 dan seterusnya)
18. Perbaikan prestasi dan kualitas TNI dalam ajang Australian Army Skill dan Arms Meeting (AASAM) tahun 2016, dimana indonesia mendapatkan ranking 12 dunia.(Mei 2016)
19. Perbaikan terhadap citra buruk PSSI.(November 2016)
20. Penolakan grasi terhadap terpidana kasus narkoba.(April 2015)
21. Melanjutkan proyek pembangunan yang sempat mangkrak oleh pemerintahan sebelumnya.
Berbagai apresiasi yang telah didapatkan pemerintah dibawah Kepemimpinan Joko Widodo beserta Kabinet Kerja tersebut tentunya tidak membuat pemerintah cepat puas. Peningkatan pembangunan seperti pemerataan infrastruktur dari daerah pinggiran dan pemerataan harga antara daerah di Pulau Jawa dan di luar Pulau Jawa agar seluruh masyarakat Indonesia dapat merasakan. Selain itu infrastruktur tetap di genjot pembangunannya di daerah perbatasan termasuk pembangunan markas militer.

























