Keluarga Besar Presiden RI Joko Widodo
Keluarga Joko Widodo
Keluarga Presiden Republik Indonesia ke-7, Joko Widodo
Keluarga Joko Widodo adalah orang-orang yang terkait dalam garis keluarga Presiden Republik Indonesia ke-7, Joko Widodo yang saling memiliki hubungan darah. Termasuk di dalamnya orangtua, kakek, nenek, adik, anak-anaknya, dan saudara karena hubungan pernikahan (keluarga istri Joko dan keluarga adik-adik Joko).
Informasi
Iriana Jokowi


PROFIL TOKOH
Nama lengkap
|
:
|
Iriana
|
Profesi
|
:
|
aktivis
|
Tempat / Tgl Lahir
|
:
|
Surakarta, 1 Oktober 1963
|
Karya / Prestasi
|
:
|
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Surakarta (2005—2012)
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta (2012—2014) Ibu Negara Indonesia (2014—sekarang) |
Perempuan kelahiran Surakarta, Jawa Tengah, 1 Oktober 1963 ini adalah anak pertama dari lima bersaudara dari pasangan Noto Mihardjo dan Sudjiatmi. Orangtua Iriana adalah seorang guru.
Nama Iriana memang terdengar berbeda dari nama-nama saudara kandungnya; . Anik, Anto, Andi, dan Anjas. Penamaan Iriana ini diberikan kakeknya yang merupakan seorang guru di Irian Jayapura, Papua, sebelum tahun 1960-an.
Saat itu, kakeknya pulang ke Jawa, pada tanggal 1 Oktober 1963 lahirlah cucu perempuannya dan diberi nama Iriana. Nama ini diambil dari kata Irianjayapura. Sementara Iriana ini sendiri merasa senang mendapat nama dari sang kakek.
Saat sekolah di SMA 3 di Solo, Iriana tidak pernah memanfaatkan jabatan ayahnya yang juga sebagai salah satu pengajar di sekolah tersebut. Iriana mengandalkan seluruh kemampuannya dalam belajar seperti siswa-siswi lainnya. Ia sukses dengan baik di sekolahya.
Memasuki usia remaja, Iriana sering bermain ke teman sekolahnya bernama Iit Sriyanti. Dia adalah adik Joko Widodo alias Jokowi. Saat ia bermain ke rumah temannya, secara tak sengaja suka bertemu dengan Joko Widodo yang masih berkuliah di Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Tidak mudah untuk menaklukkan hati seorang Iriana. Joko Widodo memberanikan diri untuk mengajak Iriana bersepeda, perlu waktu 6 bulan untuk menarik hati seorang Iriana. Pada usia 23 tahun, Iriana menerima cinta Joko Widodo dan menikah dengan mas kawin berupa cincin seharga Rp24 ribu yang sampai saat ini masih melingkar di jari manis kirinya.
Setelah itu, Iriana dibawa oleh Joko Widodo ke Aceh yang saat itu sedang bekerja di PT Kertas Kraft, Aceh. Jelang Iriana hamil muda, kedua pasangan ini pindah ke Solo dan Jokowi meninggalkan pekerjaanya di Aceh untuk mendampingi Iriiana. Iriana akhirnya menetap di Solo hingga melahirkan anak-anaknya.
Kegiatan Iriana selalu menjaga dan mendampingi suaminya. Saat suaminya jatuh bangun dalam bisnis meubel, Iriana selalu memberikan dorongan agar tetap kuat, sabar, dan berusaha lagi. Dorongan Iriana membuahkan hasil. Setelah menjadi istri dari pengusaha sukses, Iriana mulai mengikuti jejak kerja baru suaminya.
Saat Joko Widodo menjadi Wali Kota Solo, Iriana dengan cepat menyesuaikan dengan lingkungan barunya. Selain sebagai ibu Wali Kota, Iriana memimpin kegiatan PKK dan banyak melakukan kegiatan sosial yang bersinggungan langsung dengan masyarakat, salah satunya masalah kemiskinan. Ia sangat perduli dengan “wong cilik” di Solo. Karena waktu dulu ia dan suaminya pun pernah merasakan perjalanan pahitnya rumah tangga sampai rumah mereka digusur tanpa ganti rugi.
Saat Joko Widodo menjabat sebagai Gubernur DKI membuat ia harus menemani suaminya pindah ke Jakarta dan meninggalkan warga Solo yang merasakan kehilangan sosok Iriana. Lagi-lagi, Iriana harus menyesuiakan lingkungan barunya.
Status Iriana semakin naik saat Joko Widodo menjadi orang nomor satu di Indonesia. Ia resmi sebagai Ibu Negara pada tanggal 20 Oktober 2014, bersamaan dengan dilantiknya Joko Widodo menjadi Presiden RI ke-7. Meski begitu, Iriana masih seperti yang dulu kala di Solo.
Ia memilih untuk menjadi sosok yang sederhana, make up, dan tata rambut ia miliki tidak terlalu menor dan glamour seperti istri pejabat lainnya. Ia sosok yang sangat mencintai keluarganya dan tidak merasa canggung saat membersihkan rumahnya walaupun ada pembantu di rumahnya. (BL/DN)
KELUARGA
Suami : Joko Widodo
Ayah : Noto Mihardjo ( Guru SMA )
Ibu : Sudjiatmi
Anak : Gibran Rakabuming Raka (1 Oktober 1988),
Kahiyang Ayu (20 April 1991)
Kaesang Pangarep (25 Desember 1994).
PENDIDIKAN
SMAN 3, Solo, Jawa Tengah
KARIER
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Surakarta (2005—2012)
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta (2012—2014)
Ibu Negara Indonesia (2014—sekarang)
Pasangan dan anak
Joko Widodo menikahi Iriana di Solo, Jawa Tengah pada 24 Desember 1986. Mereka dikaruniai tiga orang anak bernama Kahiyang Ayu, Kaesang Pangarep, dan Gibran Rakabuming Raka.
Gibran Rakabuming Raka
Pernikahan Gibran Rakabuming Raka dengan Selvi Ananda, 11 Juni 2015
Gibran Rakabuming Raka (lahir di Solo, 1 Oktober 1987; umur 30 tahun) adalah putra sulung dari Joko Widodo. Sejak kecil Gibran menetap di Solo, tetapi saat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dirinya pindah ke Singapura untuk melanjutkan sekolah setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) pada tahun 2002 di Orchid Park Secondary School, Singapura. Selanjutnya pada tahun 2007 Gibran lulus dari Management Development Institute of Singapore (MDIS) dan melanjutkan studinya ke University of Technology Insearch, Sydney, Australiahingga lulus di tahun 2010. Ia menjabat sebagai ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Boga Indonesia (APJBI) Kota Solo.[2] Sejak Desember 2010, ia membuka usaha katering yang diberi nama Chilli Pari.[3]
Pada 11 Juni 2015, Gibran menikahi mantan putri Solo yang bernama Selvi Ananda.[4] Selvi lahir di Surakarta, 9 Januari 1989.[5] Pada 10 Maret 2016, Selvi melahirkan seorang anak laki-laki yang dinamai Jan Ethes Srinarendra.[6]
Kahiyang Ayu
Kahiyang Ayu.
Pada 8 November 2017, Kahiyang dinikahi oleh seorang pengusaha bernama Bobby Nasution. Ia melahirkan anak perempuan yang diberi nama Sedah Mirah Nasution pada 1 Agustus 2018.
Kaesang Pangarep
Kaesang Pangarep (lahir di Solo, 25 Desember1994; umur 23 tahun) adalah putra bungsu dari Joko Widodo. Sejak SMA, Kaesang mengikuti jejak kakak tertuanya Gibran untuk melanjutkan pendidikannya di Singapura.Kaesang Pangarep telah lulus dari Anglo-Chinese School (International) pada November 2014. Pada 2016, ia bermain dalam film Cek Toko Sebelah.
Pada 2 Juli 2017, beredar laporan yang dibuat seseorang bernama Muhammad Hidayat yang melaporkan Kaesang yang dianggap mengeluarkan ujaran kebencian.
Menantu
Selvi Ananda
Ayah Selvi Ananda, Didit Suprijadi
Selvi Ananda (lahir di Solo, 9 Januari 1989; umur 29 tahun) adalah menantu pertama Joko Widodo dan istri dari anak sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka. Ia adalah putri dari pasangan Partini dan Didit.Ia merupakan alumnus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Surakarta dan dinobatkan menjadi pemenang kontes Putri Solo pada tahun 2009. Ia berpindah dari agama Katolik Roma ke Islam sebelum menikah dengan Gibran.
Bobby Nasution
Boby Nasution dan Kahiyang Ayu
Bobby Nasution (lahir di Medan, Sumatera Utara, 5 Juli 1991; umur 27 tahun) adalah menantu kedua Joko Widodo dan suami dari anak kedua Jokowi, Kahiyang Ayu. Ia merupakan alumnus dari Institut Pertanian Bogor dalam jurusan Agribisnis di Fakultas Ekonomi dan Manajemen dan keturunan dariRaja Gunung Baringin Nasution Mandailing Natal Penyabungan Timur.
Besan
Ignatius Didit Supriyadi
Ignatius Didit Supriyadi adalah ayah dari Selvi Ananda sekaligus mertua dari Gibran Rakabuming Raka dan besan dari Joko Widodo. Ia menjalankan usaha warung makan sambal belut di Solo. Ia meninggal pada 3 April 2018.
Fransiska Sri Partini
Fransiska Sri Partini adalah istri dari Didit Suriyadi dan ibu dari Selvi Ananda dan Dita Andini.
Erwin Nasution
Erwin Nasution (lahir di Tebing tinggi,Sumatera Utara, 10 April 1954 – meninggal di Medan, Sumatera Utara, 18 Januari 2017pada umur 62 tahun) adalah ayah dari Bobby Nasution sekaligus almarhum mertua dari Kahiyang Ayu dan besan dari Joko Widodo. Ia sempat menjabat sebagai Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara (Persero).
Ade Hanifah Siregar
Ade Hanifah Siregar adalah istri dari Erwin Nasution dan ibu dari Bobby Nasution sekaligus mertua dari Kahiyang Ayu dan besan dari Joko Widodo.
Ipar
Dita Andini
Dita Andini adalah saudari dari Selvi Ananda dan putri dari Didit dan Partini. Ia menikah dengan Dendy Purbowo dan memiliki anak bernama Saafia Azni Purbowo.
Poppy Dewinta
Poppy Dewinta adalah kakak dari Bobby Nasution dan Inge Amelia dan putri sulung dari Erwin Nasution dan Ade Hanifah.
Inge Amelia
Inge Amelia adalah kakak dari Bobby Nasution, adik dari Poppy Dewinta dan putri kedua dari Erwin Nasution dan Ade Hanifah. Ia masuk Partai Nasdem dan merupakan anggota DPRD termuda di Sumatera Utara periode 2014-2017.
Orangtua
Orangtua Jokowi adalah Noto Mihardjo (ayah) dan Sudjiatmi (ibu, lahir tanggal 15 Februari 1943). Keduanya adalah teman saat remaja yang kemudian menikah. Sujiatmi keturunan petani Jawa sementara Noto Mihardjo adalah keturunan Lurah Karanganyar, namun keduanya hidup sulit setelah menikah muda dan putus sekolah.
Kakek dan nenek
Kakeknya dari pihak ayah bernama Lamidi Wiryo Miharjo adalah kepala desa yang memimpin Desa Kragan. Ia terkenal dengan panggilan Lurah Dongkol. Noto Mihardjo adalah anak pertama dari Lamidi Wiryo Miharjo dan Painem, selain saudaranya yang lain Wahyono, H. Mulyono Herlambang, Joko Sudarsono dan Heru Purnomo. Sementara dari silsilah ibu, Sudjiatmi, adalah anak pedagang kayu di Gumukrejo, Kelurahan Giriroto, Kecamatan Ngemplak Boyolali bernama Wirorejo dan pasangannya Sani.
Adik
Jokowi memiliki tiga adik perempuan, bernama Iit Sriyantini, Ida Yati, dan Titik Relawati. Ia sebenarnya memiliki seorang adik laki-laki bernama Joko Lukito, namun meninggal saat persalinan.






























